Tega Banget! Gara-gara Istri Tak Pulang, Ayah Gantung Anak Sambil Direkam


Sebuah video ayah yang menganiaya anak kandungnya viral di media sosial. Sang ayah nekat menggantung anaknya lantaran sang istri tak mau pulang.

Aksinya itupun sambil direkam dan video dikirim untuk menggertak istrinya. Anak yang digantung dengan seutas tali itu terlihat kesakitan dan terus menangis. 

Peristiwa penyiksaan tersebut terjadi pada Sabtu (19/9/2020) di rumah pelaku di Jalan Halim, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang. pelaku bernama Helios Juliantra (24) sementara anaknya berinisial AK yang usianya baru 3 tahun.

Mengutip dari Kompas TV, pelaku nekat menggantung sang putra menggunakan kain sarung. Helios tega menyiksa sang anak setelah istrinya Febi Adella (23) ogah mau pulang ke rumah.

Dalam video yang beredar, sang anak kesakitan hingga sempat beberapa kali jatuh ke lantai. Febi pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Menurut pengakuan pelaku, dirinya kesal lantaran sang istri tak kunjung pulang setelah mereka terlibat cekcok.

"Karena kesal saya, lalu membuat video dengan menggantung anak saya menggunakan kain sambil menangis, kemudian saya mengirim video tersebut ke istri saya agar dia pulang ke rumah," ujar Helios seperti dikutip dari Tribunnews.

Sebelum pergi dari rumah, pelaku dan sang istri terlibat percekcokan. Pertengkaran bermula saat Febi hendak mengisi daya ponselnya di rumah namun tak kunjung bisa.

Hal ini malah membuat pelaku marah hingga akhirnya sang istri meminta maaf. Febi pun pergi ke konter untuk memperbaiki ponsel miliknya.

Pada sore hari, pelaku dan sang istri kembali ke konter untuk melihat ponsel tersebut. Namun ternyata ponsel milik Febi bermasalah.

Helios pun kembali marah bahkan menganiaya sang istri sepulang dari konter. Karena tak tahan, Febi lalu pergi ke tempat adiknya untuk menginap.

Helios pun mencoba untuk menghubungi Febi namun Febi enggan pulang ke rumah. Amarah Helios pun memuncak. Menurut pengakuan pelaku, dirinya tak betul-betul menggantung sang anak.

"Tangan kanan saya menopang anak saya yang digantung. Tangan kiri pegang handphone," ucapnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP. Nuryono menyebut, pelaku kerap melakukan penganiayaan

“Ini kejadian yang berulang, memang sering dilakukan yang bersangkutan” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 44 Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 dan Pasal 76c Junto Pasal 80 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel